Kamis, 22 Mei 2014

Sejedewe

Sejedewe (After the Sunset)


After the Sunset sudah berganti nama menjadi Sejedewe. Sejedewe itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya “beda sendiri”. Kami resmi berganti nama menjadi "Sejedewe" tanggal 5 maret 2011 lalu. Semua ha-hal yang memfaktori agar kami cepat-cepat merubah nama itu karena hal-hal interen yang mungkin hanya personil dan orang-orang terdekat saja.


Sejedewe band indie reggae dari Tangerang yang alhamdulillah sudah hampir 2 setengah tahun berkecimpung di dunia musik, khususnya musik reggae. Damai, senang, tertawa, ceria, itu motifasi buat kita, beserta dayak-dayak ( seje’bob & seje’sis ) dan semua orang yang terlibat di dalam group ini.

Personel :
Ageng (upit) > vocal,
Fajar (pajoy) > lead guitar,
Pian (keyong) > rhytem guitar,
Risky (weka) > bass,
Alex (bimbim) > drum,
Diki dekiel ( additional player ) > keyboard,
Rival (beruk) > jimbe
Mario(losbak) > percussi
Wahyu (ipang) > manager


http://reggaedot.blogspot.com/2012/07/sejedewe-after-sunset_27.html

Babylon

Babylon (Klaten)

Band yang berasal dari Klaten ini, berdiri tahun... "Berawal dari kegelisahan serta dorongan rasa untuk tetap berkarya memberikan yang terbaik setelah terjadi Suatu keadaan dimana kebersamaan itu tidak lagi bisa disamakan dan semakin tersadar bahwa kedewasaan sangatlah menjadi mulia terlahirlah sebuah ide untuk men-satu-kan kembali sebuah cita-cita yang ketika itu mulai tersamar dan kini kami kembali, dengan musik Reggae kami".
Genre :Roots Rock Reggae
Pengaruh :
Bob Marley & the Wailers, The Specials, Hepcat, The Slackers, Toots & the Maytals, The Skatalites, Trojan Box Set, Sublime, Imanez, and more reggae band



Jika ingin melihat penampilan mereka, datang aja ke Cokro Tulung, Klaten tiap Minggu ke-2, dari jam 10.00 pagi sampai 15.00

Sukirgenk

SukirGenk adalah sebuah band yang mengusung aliran musik JAVA REGGAE. Sukir diambil dari bahasa arab yaitu Syukron yg arinya bersyukur. dan Genk berarti perkumpulan/jama'ah. atau perkumpulan orang-orang yg selalu bersyukur. dengan lirik lagu yang unik,lucu yg ter inspirasi dari kisah nyata kehidupan sehari-hari. Dengan bersemboyan " ADJINING PASEDULURAN" yg berartikan indahnya nilai-nilai persaudaraan, sekelompok anak muda yang selalu membuat tawa,kejutan,serta keunikan-keunikan asal kota Wonogiri ini. berniat menyuguhkan karya-karya mereka dengan Musik Reggae Jawa yg mereka pilih sebagai media untuk mereka kibarkan diblantika musik jagad raya ini. Semoga Allah SWT memberikan RidhoNya AMIN. dan memberikan respon guna tercapai cita-cita mereka. AMIN. ORA WOUYOOO ORA KROSO

General Info

Band Members
Erick Rahardian - Keys/Vocals, Bimo - Drums, Arif/bebek - Guitar, Dhimas/dhimpil - Bass, Rhadit/mbing - Jimbe, Yudha - Perkusi
Artist Name
Sukirgenk "Java Rock Reggae"
Home Page
http://www.reverbnation.com/sukirgenkjavarockreggae
Active Since
04/09
Genres
Reggae / Javanese / Country Rock

Contact Info

Location
Wonogiri, ID
Manager
Bos Genk

Sumber : http://www.reverbnation.com/artist_2159976/bio

Steven & Coconut Treez

Steven & Coconut Treez


Steven & Coconut Treez
Latar belakang
Asal Jakarta, Indonesia
Genre Reggae
Label Sony BMG Indonesia

Anggota A Ray
Teguh
Rival
Iwan
Aci

Mantan anggota Tedi (meninggal dunia)
Steven & Coconut Treez merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jakarta. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2005. Anggotanya berjumlah 7 orang yaitu Steven N. Kaligis (vokal), A Ray Daulay (gitar), Teguh (gitar), Rival Himran (bass), Iwan (keyboard), "Opa" Tedy Wardhana (perkusi) dan Aci (drum). Album pertamanya ialah The Other Side dirilis pada tahun 2005. Band ini umumnya bergenre reggae.

Diskografi


sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Steven_%26_Coconut_Treez

Tony Q Rastafara

Tony Q Rastafara


Tony Q Rastafara
Tony Q Rastafara.jpg
Latar belakang
Genre Reggae
Pekerjaan Musisi, Penyanyi
Instrumen Gitar
Tahun aktif 1989 - sekarang
Situs web http://www.tonyqrastafara.net/
Tony Waluyo Sukmoasih (populer dengan nama Tony Q atau Tony Q Rastafara; lahir di Semarang, Jawa Tengah, 27 April 1961; umur 53 tahun) adalah seorang penyanyi Indonesia beraliran reggae yang telah aktif di ragam tersebut sejak tahun 1989. Dia bersama grup musiknya Rastafara memopulerkan istilah "rambut gimbal" (gaya rambut dreadlock) di Indonesia lewat lagu dengan judul yang sama pada tahun 1996. Tony Q telah menjadi ikon musik reggae Indonesia. Dia dianggap sebagai pelopor reggae di Indonesia, karena dia tak hanya berkecimpung di ragam tersebut sejak lama, namun juga mengembangkan karakter musik reggaenya sendiri, dimana dia memasukkan banyak unsur tradisional Indonesia ke musiknya, dan mengangkat tema-tema khas Indonesia dalam musiknya. [1]

Kehidupan pribadi

Tony Q adalah seorang lulusan STM Perkapalan di Semarang. Sebelum terjun ke dunia musik, pada tahun 1980 Tony Q pernah bekerja selama enam bulan di bagian quality control (pengendalian mutu) di sebuah pabrik pengalengan milik perusahaan Singapura di Cakung, Jakarta Timur. Namun kemudian dia meninggalkan pekerjaan tersebut dan memilih untuk menjadi pengamen di jalanan dan seorang musisi, menghadapi tentangan keras keluarganya. Dia sempat menjadi pengamen selama lima sampai enam tahun di daerah Blok M, Jakarta. [2]

Karier musik

Menurut wawancara dengan Tony Q di Radio Nederland Wereldomroep, sebelum terjun di musik reggae, dia pernah memainkan blues, rock, bahkan musik country. Tahun 1989 dia akhirnya memilih menekuni musik reggae yang menurutnya tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat. Tony Q mengaku sangat mengidolakan Bob Marley, almarhum musisi reggae kenamaan asal Jamaika.

Bersama Rastafara

Tony Q memulai karier musik reggaenya sejak tahun 1989 dengan grup musik Roots Rock Reggae. Biasa manggung dari kafe ke kafe atau acara pentas musik yang ada di Jakarta. Setelah tergabung dengan banyak band reggae seperti Exodus dan Rastaman, akhirnya pada tahun 1994 dia membentuk grup musik Rastafara yang menjadi cukup terkenal sebagai pengusung aliran musik reggae di Indonesia saat itu. Bersama Rastafara dia sempat merilis dua album, yaitu "Rambut Gimbal" (1996) dan "Gue Falling In Love" (1997).
Hampir semua lagu dalam album tersebut diciptakan Tony Q, dengan lirik lagu yang banyak bertema sosial, kemanusiaan, cinta, dan kehidupan masyarakat sehari-hari. Salah satu lagunya yang populer adalah "Rambut Gimbal", sebuah istilah untuk gaya rambut dreadlock yang kerap digunakan oleh pengikut Gerakan Rastafari, yang kemudian secara tidak langsung dijadikan istilah dalam bahasa Indonesia yang menjadi populer karena lagu tersebut.
Rastafara saat itu dinilai berbeda dengan grup musik reggae lainnya karena mereka berhasil memasukan dan memadukan unsur-unsur musik dan instrumen tradisional khas Indonesia ke dalam musiknya sehingga terbentuklah musik reggae ala Indonesia yang bisa terlepas dari bayang-bayang musik reggae negara lain seperti Bob Marley, UB40 atau Jimmy Cliff. Penggunaan alat-alat musik tradisional seperti Kendang Sunda atau Gamelan Jawa ikut menambah warna musik dalam lagu-lagu Rastafara. Dan pada aransemen musiknya sepintas juga terlihat unsur-unsur musik Melayu, musik khas daerah Sumatera Utara, atau Sumatera Barat.
Pada tahun 1997 Rastafara memutuskan untuk vakum dalam musik karena kurangnya pasar musik reggae di Indonesia. Tony Q kemudian melanjutkan kariernya dengan membentuk band baru dengan tetap membawa nama Rastafara. Tahun 1998 terbentuklah Tony Q & New Rastafara, dengan format band mendapat pemain tambahan. Tetapi kemudian tahun 2000 Tony Q memutuskan untuk memulai karier solo dengan tetap membawa nama grup musik yang telah membuatnya dikenal oleh para penggemarnya, yaitu Tony Q Rastafara.

Karier musik solo

Tahun 2000 Tony Q yang sekarang dikenal dengan nama Tony Q Rastafara berhasil merilis album solonya yang pertama, "Damai Dengan Cinta" tanpa dinaungi perusahaan rekaman. Pada album solo pertamanya ini Tony Q mulai mengalami puncak kariernya dalam musik reggae. Setelah mendengar album pertamanya tersebut, seorang profesor di bidang musik dari Kanada memberikan Tony Q referensi untuk mengirimkan demo untuk ikut dalam ajang Bob Marley Festival di Amerika Serikat. Pihak penyelenggara festival tersebut menyukai lagu-lagu yang ada di demo tersebut dan kemudian mengundang Tony Q untuk tampil diacara yang sama pada tahun 2002. Namun keberangkatan Tony Q beserta rombongannya ke festival tersebut terpaksa batal karena mereka tidak mendapat izin visa dari Kedutaan Amerika dikarenakan alasan keamanan terkait terjadinya "Peristiwa 9/11" di Amerika Serikat yang terjadi berdekatan dengan rencana keberangkatan Tony Q.
Tahun 2003 Tony Q Rastafara merilis album solonya yang kedua berjudul "Kronologi". Lagu dalam album tersebut merupakan kumpulan dari beberapa lagu dari album-album Tony Q sebelumnya dan juga beberapa lagu yang belum sempat dirilis. Tahun 2005 Tony Q merilis album "Salam Damai". Dalam album ini Tony Q mencoba menggabungkan musik reggae dengan unsur instrumen tradisional Indonesia. Dalam album tersebut terdapat lagu dengan lirik bahasa Sunda ("Paris Van Java") dan Jawa ("Ngajogjakarta") yang semakin menambah kental unsur tradisional Indonesia dalam musik reggae. [3]
Pada tahun 2005 lagu "Pat Gulipat" dari album solo pertamanya "Damai Dengan Cinta", masuk ke dalam album kompilasi musik "Reggae Playground" yang dirilis bulan Februari 2006 di bawah perusahaan rekaman Putumayo World Music, sebuah label rekaman yang berbasis di New York, AS.
Tahun 2009 Tony Q merilis album "Presiden" dalam rangka maraknya Pemilu 2009 di Indonesia. Menurut Tony Q, album ini dirilis untuk memberikan wacana ke masyarakat penggemar musik reggae supaya tahu bagaimana menyikapi kondisi politik saat itu. Musik dalam album ini kembali menghadirkan unsur tradisional Indonesia seperti kendang Sunda, gamelan, sitar Jawa, tamburin, bahkan trompet reog.

Diskografi

Tahun Nama Album Produksi
1996 Rambut Gimbal Hemagita Record
1997 Gue Falling in Love Blackboard Record
2000 Damai Dengan Cinta AK Production
2003 Kronologi
2005 Salam Damai IM Production
2007 Anak Kampung
2009 Presiden Tony Q Production
2010 Akustik Kurang Tambah Tony Q Production & Talenta Production
2012 Membentang Sayap Tony Q Production & Talenta Production
2014 Go... Arema Reggae Music Harnanda Fachrial Studios

Bersama Rastafara

Karier Solo

Prestasi

Anekdot

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Tony_Q_Rastafara

REGGAE

Reggae adalah suatu aliran musik yang awalnya dikembangkan di Jamaika pada akhir era 60-an. Sekalipun kerap digunakan secara luas untuk menyebut hampir segala jenis musik Jamaika, istilah reggae lebih tepatnya merujuk pada gaya musik khusus yang muncul mengikuti perkembangan ska dan rocksteady.
Reggae berbasis pada gaya ritmis yang bercirikan aksen pada off-beat atau sinkopasi, yang disebut sebagai skank. Pada umumnya reggae memiliki tempo lebih lambat daripada ska maupun rocksteady. Biasanya dalam reggae terdapat aksentuasi pada ketukan kedua dan keempat pada setiap bar, dengan gitar rhythm juga memberi penekanan pada ketukan ketiga; atau menahan kord pada ketukan kedua sampai ketukan keempat dimainkan. Utamanya "ketukan ketiga" tersebut, selain tempo dan permainan bassnya yang kompleks yang membedakan reggae dari rocksteady, meskipun rocksteady memadukan pembaruan-pembaruan tersebut secara terpisah.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Reggae